Alphanews.id, Sumenep – Wanita yg biasa dipanggil kak Evi ini adalah owner dari home industry “SAE”, yg dalam bahasa Indonesia berarti enak. Beliau sudah menggeluti usaha ini selama 4 Tahun. Dengan kualitas paru sapi pilihan yg ada di sumenep, Kak Evi dan tim berhasil mengolah makanan ringan kripik paru dengan strategi usahanya yang sangat baik sehingga menjadi kripik paru premium khas Sumenep. Untuk soal rasa, makanan ringan SAE dari Kak Evi ini tidak dapat diragukan lagi, tidak butuh waktu lama untuk membuat masyarakat Sumenep jatuh cinta pada makanan ringan SAE dari Evi ini. Selain kripik paru, Kak Evi juga memproduksi antara lain, kripik usus, kerupuk pattola, kripik baby cumi, kulit tenggiri, marning, kacang, dll

Beliau sangat akrab juga dengan teman-teman mahasiswa yg ikut menjadi reseller SAE. Jajanan ini laku keras di pasaran, sehingga para mahasiswa pun ikut terbantu untuk mencari tambahan penghasilan ditengah banyaknya keterbatasan akibat dampak dari pandemi Covid-19. Di tengah keluarganya Kak Evi juga menjadi sosok yang sangat gigih dalam berusaha, Kak Evi adalah wanita hebat yang dapat memproses banyak bahan baku aneka kripik dan krupuk untuk diolah menjadi makanan ringan yang sangat laku keras di pasaran. Sebanyak kurang lebih 10 orang datang setiap harinya untuk membantu kak Evi dalam hal produksi di home industrinya ini. Bahkan produknya sudah di distribusikan sampai Surabaya, sekali mengirim produk kak Evi dapat memuat hingga 30 kg dalam bentuk kemasan.

Perjuangan beliau pun tidak mudah, mulai dari menawarkan sistem konsinyasi ke tempat tempat nongkrong / cafe, hotel, instansi pemerintah dan restoran sudah dijalaninya dengan sangat tekun, tidak heran jika produk SAE ini sangat laku di pasaran. Tidak puas sampai disitu, kak Evi masih mencari berbagai cara untuk tetap membuat bisnisnya berkembang pesat dengan tujuan agar para pekerja tetap memiliki mata pencaharian untuk keluarganya.

Kak Evi berharap bahwa pemerintah dapat membantu UMKM di Sumenep untuk mendapatkan akses berjualan di bisnis retail seperti indomaret / alfamart di daerah Sumenep secara fair, karena menurut Kak Evi banyak pelaku usaha di Sumenep yg memiliki potensi yg luar biasa untuk menyentuh pasar diluar madura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *